Kompleks Al-Haram Al-Syarif (Masjidil Aqsa)

Ibukota Mesir buka lagi Kairo, melainkan Al Quds (Yerusalem), jika Muhammad Mursy naik menjadi presiden, kata seorang da’i terkemuka dalam kampanye pemilihan presiden yang disiarkan oleh sebuah stasiun televisi swasta.

“Ibukota kita bukan Kairo, Makkah atau Madinah, melainkan Al Quds, insya Allah. Slogan kita ‘jutaan martir akan menuju Al Quds’,” kata Safwat Hijazy, dalam rekaman video yang disiarkan stasiun TV Annas, Selasa kemarin, lansir Al Arabiya (7/5/2012).


Peta Kota Lama Al- Quds (Yerusalem)

“Negara Kesatuan Arab akan dikembalikan ke tangan orang itu [Mursy] dan pendukungnya. Ibukota kekhalifahan [Muslim] Al Quds, insya Allah,” kata Hijazy disambut teriakan orang-orang yang mengerumuninya sambil mengibar-kibarkan bendera Mesir dan Hamas.

“Besok Mursy akan membebaskan Gaza,” teriak kerumunan orang itu.

“Ya, kita akan shalat di Al Quds atau syahid di sana,” kata Hijazy.

Pidato Hijazy itu disampaikannya dalam acara kampanye pilpres di kota Mahalla, yang dihadiri Mursy dan petinggi Al Ikhwan Al Muslimun Muhammad Badi, serta para anggota Partai Kebebasan dan Keadilan.*

Silakan baca Artikel terkait:Yang Manakah Masjidil Aqsa?, dari blog tetangga ane.:-)

hidayatullah.com