Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) masih menanti jawaban Research In Motion terkait tuntutan sensor di layanan internet BlackBerry hingga 17 Januari 2011.

Menurut Gatot S. Dewa Broto, Kepala Humas dan Pusat Informasi Kementerian Kominfo, 17 Januari mendatang merupakan pertemuan terakhir antara pemerintah dengan RIM untuk membahas soal filterisasi di layanan internet BlackBerry.

“Pada kesempatan itulah RIM akan memberikan jawabannya, apakah akan comply atau tidak dengan aturan sensor kita,” tukasnya kepada detikINET, Senin (10/1/2011).

Jika RIM comply, maka tinggal mempersiapkan diri untuk menjalankan sistem sensor mereka dan RIM kembali menjalankan bisnisnya seperti biasa. Namun jika mereka tetap ngeyel dan menolak untuk mengikuti permintaan pemerintah, maka siap-siap saja layanan internet mereka dimatikan.

“Browsing internet dari BlackBerry akan ditutup kalau tidak comply, tinggal menunggu waktu seberapa lama teknisnya,” tukas Gatot.

Namun jangan khawatir, penutupan tersebut hanya berlaku untuk layanan internet. Sementara fitur BlackBerry lainnya seperti BlackBerry Messenger dan layanan email dipastikan berjalan seperti biasa.

“Jadi bukan langsung dimatikan semua setelah tanggal 17 Januari jika RIM tidak comply. Pengguna masih bisa BBM-an dan berkirim email, hanya fitur browsingnya saja yang ditutup. Tapi kita tunggu saja jawaban RIM pada 17 Januari nanti,” Gatot menandaskan.

sumber: http://www.detikinet.com/read/2011/01/10/102538/1542832/328/17-januari-hari-penentuan-nasib-blackberry