Jakarta – Bank Indonesia (BI) bangga Industri keuangan syariah Indonesia masuk peringkat empat dunia pada tahun ini.

Pada tahun-tahun sebelumnya, industri keuangan syariah Indonesia bahkan tidak pernah masuk lima besar dunia. “Alhamdulillah tahun ini kita berada di level keempat yang selama ini kita tidak pernah masuk lima besar,” ujar Direktur Direktorat Perbankan Syariah BI Mulya Siregar di Jakarta, Kamis (13/10).

Ditambahkannya, industri keuangan syariah Indonesia menduduki peringkat keempat dunia setelah Iran, Malaysia, dan Arab Saudi. Posisi Indonesia berada di atas negara-negara yang selama ini dikenal terkemuka dalam industri keuangan syariah seperti Uni Emirat Arab, Kuwait, Pakistan dan Bahrain.

Peringkat keempat tersebut berdasarkan hasil survei dari Islamic Finance Country Index dari Global Islamic Finance Report yang dikeluarkan oleh BMG Islamic, sebuah lembaga konsultan bisnis dan manajemen terkemuka yang berbasis di London.

“Penilaian itu berdasarkan ukuran-ukuran tertentu dan bobot yang bervariasi, seperti jumlah lembaga keuangan syariah, izin pengaturan syariah, besarnya volume industri, edukasi dan budaya, serta kelengkapan infrastruktur,” pungkasnya.

http://ekonomi.inilah.com