Kolonialisme (peta animasi, 1492 sampai sekarang)

Kolonialisme adalah pengembangan kekuasaan sebuah negara atas wilayah dan manusia di luar batas negaranya, seringkali untuk mencari dominasi ekonomi dari sumber daya, tenaga kerja, dan pasar wilayah tersebut. Istilah ini juga menunjuk kepada suatu himpunan keyakinan yang digunakan untuk melegitimasikan atau mempromosikan sistem ini, terutama kepercayaan bahwa moral dari pengkoloni lebih hebat ketimbang yang dikolonikan.

Pendukung dari kolonialisme berpendapat bahwa hukum kolonial menguntungkan negara yang dikolonikan dengan mengembangkan infrastruktur ekonomi dan politik yang dibutuhkan untuk pemodernisasian dan demokrasi. Mereka menunjuk ke bekas koloni seperti Amerika Serikat, Australia, Selandia Baru, Hong Kong dan Singapura sebagai contoh sukses pasca-kolonialisme.

Peneori ketergantungan seperti Andre Gunder Frank, berpendapat bahwa kolonialisme sebenarnya menuju ke pemindahan kekayaan dari daerah yang dikolonisasi ke daerah pengkolonisasi, dan menghambat kesuksesan pengembangan ekonomi.

Pengkritik post-kolonialisme seperti Franz Fanon berpendapat bahwa kolonialisme merusak politik, psikologi, dan moral negara terkolonisasi.

Penulis dan politikus India Arundhati Roy berkata bahwa perdebatan antara pro dan kontra dari kolonialisme/ imperialisme adalah seperti “mendebatkan pro dan kontra pemerkosaan”.

Lihat juga neokolonialisme sebagai kelanjutan dari dominasi dan eksploitasi dari negara yang sama dengan cara yang berbeda (dan sering kali dengan tujuan yang sama).

Berikut ini kami sajikan Peta Sejarah Perkembangan Kolonialisme / Imperialisme di Dunia sejak tahun 1492 sampai dengan sekarang :

Peta Kolonialisme di Dunia pada Tahun 1492.

Peta Kolonialisme di Dunia pada Tahun 1550.

Peta Kolonialisme di Dunia pada Tahun 1660.

Peta Kolonialisme di Dunia pada Tahun 1754.

Peta Kolonialisme di Dunia pada Tahun 1800.

Peta Kolonialisme di Dunia pada Tahun 1822.

Peta Kolonialisme di Dunia pada Tahun 1885.

Peta Kolonialisme di Dunia pada Tahun 1914, menunjukkan kekaisaran kolonial besar yang didirikan negara-negara kuat di seluruh dunia

Peta Kolonialisme di Dunia pada Tahun 1938.

Dekolonisasi merujuk pada tercapainya kemerdekaan oleh berbagai koloni dan protektorat Barat di Asia dan Afrika seusai Perang Dunia II. Hal ini timbul seiring dengan gerakan intelektual yang dikenal dengan Post-Kolonialisme. Periode dekolonisasi yang sangat aktif terutama terjadi antara 1945 sampai 1960, dimulai dengan kemerdekaan Pakistan dan India dari Britania Raya pada tahun 1947 dan Perang Indochina Pertama. Meskipun demikian, gerakan pembebasan nasional sering telah terbentuk sebelum perang (Kongres Nasional India terbentuk pada 1885; Perang Filipina-Amerika). Dekolonisasi dapat tercapai dengan pernyataan kemerdekaan, mengintegrasikan diri dengan kekuasaan penguasa atau negara lain, atau menciptakan status “asosiasi bebas” (free association). Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) telah menyatakan bahwa dalam proses dekolonisasi tidak ada alternatif selain prinsip kebebasan menentukan (self-determination). Dekolonisasi mungkin melibatkan negosiasi damai dan atau revolusi dengan kekerasan atau pertikaian senjata oleh penduduk asli.

Peta Kolonialisme di Dunia pada akhir Perang Dunia II tahun 1945.

Peta Kolonialisme di Dunia pada Tahun 1959.

Peta Kolonialisme di Dunia pada Tahun 1974.

Peta Kolonialisme di Dunia pada Tahun 2007.

Peta Negara-negara Merdeka di Dunia pada Tahun 2010.

Baca artikel terkait di blog tetangga: Penjajahan Barat terhadap Dunia Islam dan Implikasinya terhadap Perkembangan Peradaban Islam

sumber:
http://id.wikipedia.org
http://commons.wikimedia.org
https://www.cia.gov

Advertisements