Posts tagged ‘Kerajaan’

186 Kerajaan Eks-Nusantara Yang Masih Eksis Perlu Payung Hukum

39DSC_0275

Jakarta – Dalam sisi sejarah dan kepemimpinan melayu yang berkarakter, Suhardi Somomeljono, SH membahasnya dengan tajuk: “Merajut Peradaban Melayu Masa Depan dalam Perspektif Budaya Nusantara” . Menurutnya, Kerajaan di Indonesia yang berakhir pada tahun 1525 pada masa Kerajaan Majapahit itu pada episode selanjutnya ketika bangsa Melayu mampu mengalahkan Mongolia.

Dalam perspektif sejarah, kata Suhardi, kejayaan nusantara menembus batas-batas wilayah hingga kawasan ASEAN.  “Bahkan kita katakan pada waktu itu Malaysia sebenarnya  masuk sebagai propinsi-nya kerajaan Majapahit yang dinamai “Semenanjung Melayu”.

“Kini saya berpendapat Malaysia itu juga bangsa melayu sama dengan bangsa Indonesia. Maka dengan pendekatan seni budaya dan pariwisata, sesungguhnya bangsa melayu itu dapat kita rajut, yang rajutan itu sebenarnya berlangsung sejak lama karena bangsa ini sudah disentuh dengan seni budaya melalui lagu-lagu atau nyanyian yang bernuansa melayu,”tegas pengacara ini.

Dikatakan oleh Suhardi, persaudaraan kita bisa menyatu dan saya yakin Malaysia dan Indonesia suatu saat akan menjadi satu “Negara Melayu”. “Hal ini  berangkat dari hati nurani yang paling dalam, sejatinya saya ingin mengatakan bahwa saya tidak pernah merasa Malaysia itu terasing dengan Indonesia, dan selalu saya katakan,  Malaysia itu saudara kita sesama satu bangsa Melayu,” tandas Suhardi dengan mantap.

Kalau akhir-akhir ini kerap terjadi hal-hal yang diberitakan oleh media, tambahnya, itu hanya efek-efek kecil dari semangat besar bangsa melayu. Tema seminar “Merajut Peradaban Melayu”, sangat penting yang nantinya dapat merekomendasikan hal-hal yang menjadi aspirasi mamsyarakat kita. “Kami menemukan kurang lebih ada 186 kerajaan yang masih eksis. Ini harus menjadi pekerjaan rumah Pusat Kajian Peradaban Melayu (PKPM) untuk melakukan penelitian atau pengkajian selanjutnya,” tandas suhardi.

“Dengan UU Kerajaan eks-Nusantara sebagai asset Negara, maka pengelolaannya diatur pula oleh APBN (Anggaran Perencanaan Belanja Negara) kemudian dihidupkan (dijumenengkan) kembali dalam kerangka pendekatan seni budaya dan pariwisata,”harap Suhardi kepada Senat dan DPR.

Terkait Pusat Kajian Melayu, Suhardi berpendapat lain,  jika nanti ada perubahan besar dalam tubuh bangsa ini tidak mustahil pada suatu saat Malaysia dan Indonesia bisa bersatu seperti menyatunya Jerman Barat dan Jerman Timur. Apalagi kalau ada pemimipin  sehebat Bung Karno yang bisa menyatukan bangsa melayu, saya kira tidak perlu ragu-ragu lagi bahwa kajian melayu ini harus mengarah kesana, tidak sebatas mengkaji soal peradaban, peradaban sudah jelas sebagai heritage.

“Sekarang sudah muncul masyarakat kita yang ingin membangkitkan kembali Majapahit di Jawa Timur dan Sriwijaya di Sumatera, mereka ingin membesarkan bangsa melayu, sebab kalau tidak, maka akan tertindas. Modal kita sudah ada satu bahasa Indonesia berasal dari bahasa melayu maka Indonesia akan maju dan jaya di masa yang akan datang. .

Perihal kepemimpinan saat ini dan masa depan, Suhardi juga merasa prihatin,  menurutnya, regenerasi Presiden di Indonesia saat ini mengalami krisis tokoh, sehingga tokoh-tokoh yang akan berlaga di Capres 2014 rata-rata berumur diatas 60-an tahun. Partai politik tidak mampu menjadikan kader partainya menjadi pemimpin. Krisis kepemimpinan di Indonesia sudah diambang berbahaya.

“Melalui kajian –kajian seperti ini kami berharap muncul kader-kader pemimpin di tanah air. Kita harus cepat antisipasi jangan terlambat sebab orang melayu harus berkembang dan maju dan lebih baik di masa depan”, pungkas pengacara asal Jawa Timur ini. /Sumber: Panitia.

Foto: Dr. Ir. Yetti Rusli, Staf Ahli Menteri Kehutanan dan Suhardi Somomoeljono, SH (Pengacara) saat Menjadi Pembicara pada Seminar Nasional “Merajut Peradaban Melayu Masa Depan dalam Perspektif Baru”, 26 Desember 2012 di Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta./redaksi

Asosiasi Kerajaan se-Nusantara

Kini ke-186 kerajaan eks-Nusantara yang masih eksis tersebut tergabung ke dalam suatu Asosiasi Kerajaan sebagai berikut :

1. FSKN : Forum Silaturahmi Keraton Nusantara

2. FKIKN : Forum Komunikasi dan Informasi Keraton Nusantara

3. AKKI : Asosiasi Kerajaan dan Kesultanan Indonesia

Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN)

FKSN-11

Forum Silaturahmi Keraton Nusantara, disingkat dengan FSKN merupakan sebuah Organisasi Kemasyarakatan (Orkemas) yang didirikan melalui Akte Notaris Inne Kusumawati, S.H Nomor 5 Tanggal 24 April 2006, dan terdaftar di Depdagri Nomor 92/D.III.3/VIII/2008. FSKN berasaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD 1945). Sifat Organisasi ; FSKN merupakan lembaga non profit yang bersifat kekeluargaan yang memiliki perhatian pada bidang adat, tradisi, seni dan budaya masyarakat.

Bentuk Organisasi ; FSKN berbentuk perserikatan dari para Raja, Sultan, Penglingsir dan Pemangku Adat, senusantara yang memiliki cita-cita dan tujuan yang sama sesuai dengan anggaran dasar FSKN. Semua anggota FSKN memiliki kedudukan yang sama dan setara.  FSKN-ACEH merupakan wadah pemersatu keturunan Bangsawan Aceh yang melekat panggilan atau sebutan : Tuanku, Raja, Reje, Teuku, Ampon, Pocut/Cut, atau sebutan lainnya, dan para Ulama/Said/Tokoh/Pakar, untuk berjuang bersama mewujudkan Aceh menjadi Negeri yang Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur. Sebagaimana Visi FSKN Aceh yaitu : “Aceh Menuju Negeri yang Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur”.  Dan Misinya : “Terwujudnya Pelestarian Adat, Tradisi, Seni dan Budaya sebagai jati diri bangsa dalam bingkai syariat islam dan bhineka tunggal ika”.

cropped-header-1

Susunan Kepengurusan Forum Silaturahmi Keraton se-Nusantara (FSKN) Periode 2013-2018

Dewan Pembina : Sri Sultan Hamengku Buwono X

Ir.H. Azwar Anas

H. Taufik Thayeb

Dra. G.R.Ay. Koes Moertiyah

H. Andi Oddang

KGPH Abdul Natadiningrat,SE.

Drs. Adji Pangeran Adipati Prabu Anum Surya Adiningrat, M.Si.

Ratu Boki Nita Susanti

Pangeran Raja Adipati Arief Natadiningrat, SE.

Ketua Umun    : Ida Tjokorda Ngurah Jambe Pemecutan,SH.

Ketua              : Datuq Sri Adil Freddy Haberham,SE

Ketua              : Andi Kumala Idjo,SH

Ketua              : Tubagus Ismetullah Al-Abbas

Ketua              : Lalu Satria Wangsa,SH

Ketua              : Dr H. Adji Pangeran Hari Gondo Prawiro,MM

Ketua              : Gusti Kanjeng Ratu Ayu Koes Indriyah

Ketua              : Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta SE,Msi

Ketua              : Kanjeng Pangeran Norman Hadinegoro,SE.MM.

Sekretaris Jenderal : Kahrul Zaman SH,MH

Sekretrais               : Dra. R Ay. Hj Yani W Sulistiawati Soekotjo

Sekretaris               : Ir. Muhammad Yunus

Sekretaris               : Hj.Mulyana Isham,SH,MM.

Sekretaris               : I Made Abdi Negara S.Sos

Bendahara Umum   : Datu Pocut Haslinda

Bendahara              : Ratu Raja Arimbi Nurtina, ST

Bendahara              : ST. Yudhi Prayogo SE.MEI

Bendahara              : I Gusti Ngurah Made Arya, SH.

Bendahara              : A.A. Gde Chandra

Bendahara              : Drs. I Made Raka Sedana

BIDANG-BIDANG

Bidang Politik, Hukum dan Advokasi  : Dr. Rustuty Rumagesan, SH.

Datuk Artadi

Pangeran Raja Luqman Zulkaedin

Bidang Organisasi dan Litbang         :  Dr. Tubagus Najib

Adji Mas Amiruddin

Bid. Humas Informasi&komunikasi    : Helmy Baratayudha

Mogan Made Suatha

Bid. Adat, Seni, Tradisi dan Budaya :  Prof. Dr. Muhammad Asdar

Dr. Laode Muhammad Syarif M

Drs. Zaidan B.S.

Bidang Lingkungan Hidup                : Ir. R. Soegiharijanto

Prof. Dr. Ir. Nurdin Abdullah

Bidang Hubungan Internasional       : Teuku Rafli Hasbsyah SE. MSi

Drs. Oni Benyamin M Si

KOORDINATOR WILAYAH

Koordinator Wilayah Sulawesi         : Andi Kumala Idjo, SH

Koordinator Wilayah Sumatera        : Datuq Sri Adji Freddy Haberham, SE.

Koordinator Wilayah Kalimantan      : Datu Abdul Hamid

Koordinator Wilayah Jawa               : Gusti Kanjeng Ratu Ayu Koes Indriyah

Koordinator Wilayah Papua              : DR. Hj. Rustuty Rumagesan MBA

Koordinator Wilayah NTB                 : Kahrul Zaman, SH. MH.

Koordinator Wilayah NTT                 : Leopold Nicolas Nisnoni

Koordinator Wilayah Maluku&Ternate: Ir. H. Abdullah Malawat

Koordinator Wilayah Bali                  : A.A. Ngurah Agung Wirabima Wikrama, ST. MSi

http://www.melayutoday.com/

http://nasional.sindonews.com/

http://www.facebook.com/

http://fsknaceh.wordpress.com/

Advertisements

DAFTAR NEGARA-NEGARA KERAJAAN DI DUNIA (Lengkap)


Peta Negara-negara monarki di dunia
Ket:
Merah: Monarki mutlak
Oranye: Semi-monarki konstitusional
Hijau tua: Monarki konstitusional
Hijau muda: Commonwealth realms (monarki konstitusional dalam persatuan pribadi)
Pink: Monarki sub-nasional (tradisional)

I. MONARKI

Monarki, berasal dari bahasa Yunani monos (μονος) yang berarti satu, dan archein (αρχειν) yang berarti pemerintah. Monarki merupakan sejenis pemerintahan yang dipimpin oleh seorang penguasa monarki. Monarki atau sistem pemerintahan kerajaan adalah sistem tertua di dunia. Pada awal kurun ke-19, terdapat lebih 900 tahta kerajaan di dunia, tetapi menurun menjadi 240 dalam abad ke-20. Sedangkan pada dekade kedelapan abad ke-20, hanya 40 tahta saja yang masih ada. Dari jumlah tersebut, hanya empat negara mempunyai penguasa monarki yang mutlak dan selebihnya terbatas kepada sistem konstitusi.

Saat ini, 45 negara di dunia mempunyai penguasa monarki sebagai kepala negara, 16 di antaranya adalah anggota Mahkota kerajaan (Commonwealth Realms) yang mengakui Ratu Elizabeth II sebagai kepala negara mereka, yaitu:
1. Inggris Raya
2. Kanada
3. Australia
4. Selandia Baru
5. Papua Nugini
6. Kepulauan Solomon
7. Tuvalu
8. Jamaika
9. Bahama
10. Antigua dan Barbuda
11. Barbados
12. Grenada
13. Belize
14. Saint Lucia
15. Saint Kitts dan Nevis
16. Saint Vincent dan Grenadines

29 Monarki selebihnya adalah Monarki Absolut dan Monarki Konstitusional, yaitu:
17. Spanyol
18. Andorra
19. Monako
20. Vatikan
21. Belgia
22. Belanda
23. Luksemburg
24. Denmark
25. Swedia
26. Norwegia
27. Swaziland
28. Lesotho
29. Maroko
30. Yordania
31. Saudi Arabia
32. Oman
33. Kuwait
34. Qatar
35. Bahrain
36. Bhutan
37. Jepang
38. Kamboja
39. Thailand
40. Malaysia
41. Brunei Darussalam
42. Liechtenstein
43. Tonga
44. Samoa
45. Uni Emirat Arab

Perbedaan di antara penguasa monarki dengan presiden sebagai kepala negara adalah penguasa monarki menjadi kepala negara sepanjang hayatnya, sedangkan presiden biasanya memegang jabatan ini untuk jangka waktu tertentu. Namun dalam negara-negara federasi seperti Malaysia, penguasa monarki atau Yang dipertuan Agung hanya berkuasa selama 5 tahun dan akan digantikan dengan penguasa monarki dari negeri lain dalam persekutuan. Pada zaman sekarang, konsep monarki mutlak hampir tidak ada lagi dan kebanyakannya adalah monarki konstitusional, yaitu penguasa monarki yang dibatasi kekuasaannya oleh konstitusi.

Monarki demokratis berbeda dengan konsep penguasa monarki yang sebenarnya. Pada kebiasaannya penguasa monarki itu akan mewarisi tahtanya. Tetapi dalam sistem monarki demokratis, tahta penguasa monarki akan bergilir-gilir di kalangan beberapa sultan. Malaysia misalnya, mengamalkan kedua sistem yaitu kerajaan konstitusional serta monarki demokratis.

Bagi kebanyakan negara, penguasa monarki merupakan simbol kesinambungan serta kedaulatan negara tersebut. Selain itu, penguasa monarki biasanya ketua agama serta panglima besar angkatan bersenjata sebuah negara. Contohnya di Malaysia, Yang dipertuan Agung merupakan ketua agama Islam, sedangkan di Britania Raya dan negara di bawah naungannya, Ratu Elizabeth II adalah ketua agama Kristen Anglikan. Meskipun demikian, pada masa sekarang ini biasanya peran sebagai ketua agama tersebut adalah bersifat simbolis saja.

Selain penguasa monarki, terdapat beberapa jenis kepala pemerintahan yang mempunyai bidang kekuasaan yang lebih luas seperti Maharaja dan Khalifah.

Penguasa monarki di Indonesia


Peta pembagian wilayah Kesultanan Mataram-Islam (Kasultanan Yogyakarta, Kasunanan Surakarta, Mangkunegaran dan Pakualaman (1830)

Jabatan penguasa monarki dijabat secara turun temurun. Cangkupan wilayah seorang penguasa monarki dari wilayah yang kecil misalnya desa adat (negeri) di Maluku, sebuah kecamatan atau distrik, sampai sebuah pulau besar atau benua (kekaisaran). Kepala adat turun temurun pada desa adat di Maluku yang disebut negeri dipanggil dengan sebutan raja. Raja yang menguasai sebuah distrik di Timor disebut liurai. Sebuah kerajaan kecil (kerajaan distrik) tunduk kepada kerajaan yang lebih besar yang biasanya sebuah Kesultanan. Kerajaan kecil sebagai cabang dari sebuah kerajaan besar tidak berhak menyandang gelar Sultan (Yang Dipertuan Besar), tetapi hanya boleh menyandang gelar Pangeran, Pangeran Muda, Pangeran Adipati, atau Yang Dipertuan Muda walaupun dapat juga dipanggil dengan sebutan Raja. Sebagian wilayah kerajaan kecil (distrik) di Kalimantan diberikan oleh pemerintah Hindia Belanda kepada pihak-pihak yang berjasa kepada kolonial Belanda. Tidak semua bekas kerajaan dapat dipandang sebagai sebuah bekas negara (kerajaan). Kerajaan-kerajaan yang mempunyai perjanjian dengan pihak kolonial Belanda merupakan negara yang berdaulat di wilayahnya.

Contoh kerajaan:
1. Mangkunegaran (Pangeran Adipati)
2. Kasepuhan (Sultan)
3. Kanoman (Sultan)
4. Kacirebonan (Pangeran)
5. Kerajaan Pagatan (Pangeran Muda)

II. GELAR KEPALA NEGARA MONARKI DI DUNIA

Kepala negara mempunyai gelar berbeda di negara yang berbeda sesuai dengan bentuk negara tersebut.

Contoh gelar Monarki:
* Raja, Ratu (Arab Saudi, Swaziland, Thailand, Britania Raya, Maroko, Spanyol)
* Emir (Kuwait, Qatar)
* Kaisar (Jepang)
* Pangeran (Monako)
* Sultan (Brunei, Oman)
* Yang di Pertuan-agong (Malaysia)
* Paus (Vatikan)

III. DAFTAR MONARKI / KERAJAAN DI DUNIA


Peta Persemakmuran Inggris Raya

Berikut ini sejumlah besar monarki di dunia. Bentuk pemerintahan monarki dapat dikombinasikan dengan berbagai macam sistem politik dan ekonomi, dari monarki absolut ke monarki konstitusional dan dari ekonomi pasar ke ekonomi terencana. Beberapa contoh untuk bentuk tertentu monarki adalah:

Monarki yang masih eksis sampai sekarang (tercantum dalam huruf tebal).

Zaman dahulu


Peta Mycenean Yunani dan Timur Tengah sekitar 1450 S.M

* Mesir (c. 3500 SM – 30 SM)
* Kerajaan Tara (c. 3400 BC – 1022 AD)
* Minoan Crete (c. 2600 SM – 1200 SM)
* Gojoseon (c. 2333 SM – 108 SM)
* Kekaisaran Akkadia (c. 23 abad SM – c. abad ke-21 SM)
* Babel (1959 SM – Abad ke-6 SM c.; dicaplok oleh Kekaisaran Persia)
* Mycenaean Yunani (c. 1600 SM – c. 1100 SM)
* Monarki Israel Serikat (c. 1050 SM-930 SM c.); digantikan oleh dua kerajaan berikut:
* Kerajaan Israel (c. 930 SM-722 SM; ditaklukkan oleh Asyur)
* Kerajaan Yehuda (c. 930 SM-586 SM; ditaklukkan oleh Babel)
* Athena (c. 1000 SM – 683 SM)
* Sparta (c. 1300 SM – 192 SM)
* Makedonia (808 SM – 148 SM)
* Magadha (684 SM – 26 SM)
* Kekaisaran Persia (c. 648 SM – 334 SM; menjadi monarki subnasional Kerajaan Makedonia)
* Kekaisaran Persia (323 SM – 1037 M; menjadi monarki subnasional dari Sultinate dari Seljuk)
* Laigin (didirikan c. SM 300-1632)
* Kerajaan Baktria-Yunani (250 SM – 125 SM; menjadi Kushan Empire)
* Kekaisaran Cina (221 SM – 1912 M; diakhiri oleh revolusi)
* Kerajaan Indo-Yunani (180 SM – 10 AD)
* Hasmoneans (140 SM-37 SM, digantikan oleh Dinasti Herodes)
* Herodian Dinasti (37 SM-92 M)
* Ulaid, c. Abad ke-1 SM – 1201
* Kekaisaran Kushan (105 BC – 270 AD; menjadi Kidarite Kingdom)
* Silla (57 SM – 935 AD)
* Goguryeo (37 SM – 668 AD)
* Kekaisaran Romawi (31 SM – 476 AD)
* Baekje (c. 18 SM – 660 AD)
* Funan (c. abad ke-1 AD – c. abad ke-7; diserap ke dalam bahasa Kekaisaran Khmer)
* Negara Gangga (c. abad ke-1 – 1026)
* Kerajaan Indo-Parthia (abad ke-1 c. – c. 106)
* Västergötland (c. abad ke-1 – c. 6 hingga abad ke-12; diserap oleh Swedia)
* Aidhne (pra abad ke-1 – 1543)
* Sri Ksetra (c. abad ke-1 – 656)
* Cóiced Ol nEchmacht – pra abad ke-2 AD c. 600.
* Kerajaan Chera (c. abad 3 SM – 1102 Masehi; menjadi Kerajaan Venad)
* Kerajaan Chola (c. abad ke-3 SM – 1279 Masehi; diserap ke dalam Kerajaan Pandyan)
* Sriwijaya (c. abad ke-3 AD – c. 1400; menjadi Kesultanan Malaka)
* Kekaisaran Sassania * (226-651; dicaplok ke dalam Kekaisaran Persia)
* Gupta Empire (240-550)
* Kerajaan Osraige, abad c.4th – c. 1556.
* Kerajaan UI Failghe, setidaknya abad ke-4 – abad ke-16.
* Kekaisaran Jepang (c. abad ke-4)
* Kerajaan Kedah (630 – 1136; menjadi Kesultanan Kedah)
* Kerajaan Kidarite (c. abad ke-4 – abad ke-5 c.)
* Kerajaan Powys (c. abad ke-4 – 1284; diserap ke Inggris)
* Kekaisaran Bizantium (324 – 1453; diserap ke dalam Kekaisaran Ottoman)
* UI Maine, Irlandia, c.357-c.1611.
* Munster (c.300 abad ke-12)
* Kerajaan Gwynedd (c. abad ke-5 – 1209; diserap ke Wales)
* Connacht (abad 4th/5th – 1478)
* Máenmaige (abad 581-pra 8th/9th)
* Suebi (410-584)
* Tethbae (5 pra – abad ke-11)
* Merovingian (410-751)
* Ailech (5-abad – 1185)
* Kerajaan Visigoth (475-718)
* Kerajaan Ostrogoth (489-553; diserap ke dalam Kekaisaran Bizantium)
* Kerajaan Terengganu (c. abad ke-6 – abad ke-15 c.; menjadi monarki subnasional Malaka)
* Dal Riata (abad ke-6 pra – 839)
* Kerajaan Pattani (c. 500 – abad ke-11 c.; menjadi monarki subnasional Sriwijaya)
* Kekaisaran Franka (509-843; menjadi Kekaisaran Romawi Suci)
* Kerajaan Mide (c. 530’s – 1173)
* Chenla (550 – c. 715)
* Mercia (585-918; diserap ke Inggris)
* Ui Fiachrach Muaidhe (c. 600 – c.1603)
* kerajaan Frisia (sekitar 600-734;. Dihancurkan oleh Franka)
* Brega (604 pra – 1171)
* Cnogba / Knowth (abad ke-10 634 pra)
* Conaille Muirtheimne (pra 668-setelah 1081)
* Kerajaan Breifne (abad ke-6 – 1605)
* Champa (c. abad ke-7 – 1832)
* Kesultanan Brunei (c. abad ke-7 – 1959; menjadi monarki mutlak dengan konstitusi)
* Kekaisaran Bulgaria Pertama (681 – 1018; diserap ke dalam Kekaisaran Bizantium)
* Airgíalla (pra 697 AD – 1590)
* Deis Mumhain (pra 697-c.1244)
* Balhae Pertama (698-926)

Abad Pertengahan dan Renaissance


Peta eropa dan laut tengah (1097)

* Loch Gabhair (abad ke-8-11)
* Kerajaan Asturias (718-924; diserap oleh Kerajaan Leon)
* Maigh Seóla (pra-752 AD. – 1051)
* Umaill (pra-773 AD – c. 1603)
* Kesultanan Maroko (780 – 1957; menjadi monarki konstitusional)
* Kekaisaran Khmer (802 – 1431; menjadi Kerajaan Khmer)
* Kerajaan Axum (400 bc – 500;)
* Raja Tertinggi Irlandia (c.800-1198)
* Kerajaan Swedia (970 – 1866; menjadi monarki konstitusional)
* Kerajaan Navarre (824 – 1512; diserap ke dalam Kerajaan Spanyol)
* Murcia (825 – 1243; menjadi monarki subnasional dari Kerajaan Kastilia)
* Kekaisaran Romawi Suci (843 – 1806; dibubarkan setelah kekalahan oleh Napoleon)
* Kerajaan Skotlandia (843 – 1707; bersatu dengan Kerajaan Inggris untuk menjadi Kerajaan Britania Raya)
* Kerajaan Pagan (849 AD – 1364 AD)
* Kerajaan Dublin (853-1171)
* Kerajaan Norwegia (872 – 1814; menjadi monarki konstitusional dengan Penguasa Swedia sebagai Raja)
* Kerajaan León (913 – abad ke-16 c.; diserap ke dalam Kerajaan Spanyol)
* Dinasti Goryeo (918 – 1392; menjadi Dinasti Joseon)
* Kerajaan Aragon (925 – 1479; menjadi Kerajaan Spanyol)
* Kerajaan Kroasia (Abad Pertengahan) (925-1102)
* Kerajaan Inggris (927 – 1707; bersatu dengan Kerajaan Skotlandia menjadi Kerajaan Britania Raya)
* Castile (930 – 1479; menjadi Kerajaan Spanyol)
* Magh Luirg (c.956-c.1585)
* Kesultanan Mesir (972 – 1517; menjadi monarki subnasional dari Kerajaan Ottoman)
* Kerajaan Denmark (980 – 1848; menjadi monarki konstitusional)
* Kesultanan Seljuk (1037-1307)
* Kerajaan NRI (1043-1911)
* Síol Anmchadha (1.066 pra – setelah 1567)
* Kerajaan Venad (1102 – c. 1750)
* Thomond (1118-1543)
* Kerajaan Desmond (1118-1596)
* Kerajaan Portugal (1139-1910)
* Grand Duchy Vladimir-Suzdal (1168-1362; menjadi Kerajaan Muscovy)
* Kekaisaran Bulgaria Kedua (1185-1396); diserap ke dalam Kekaisaran Ottoman)
* Despotate dari Epirus (1204-1479; diserap ke dalam Kekaisaran Ottoman)
* Kekaisaran Nicea (1204-1265; diserap ke dalam Kekaisaran Bizantium)
* Kekaisaran Trebizond (1204-1461)
* Kekaisaran Mongol (1206-1368)
* Kerajaan Wales (1208-1283; diserap oleh Inggris)
* Kerajaan Serbia (1217-1395)
* Kekaisaran Aztec (diketahui ada sebelum 1233 Ditaklukkan oleh Spanyol 1521; monarki Wayang melalui 1565)
* Kerajaan Sukhothai (1238-1438; diserap ke dalam Kerajaan Ayutthaya)
* Lanna (1259 – 1939)
* Kerajaan Andorra (1278 – 1993; menjadi monarki konstitusional)
* Kekaisaran Ottoman (1299 – 1923)
* Kekaisaran Serbia (1345-1371; dinasti punah)
* Kerajaan Ayutthaya (1350 – 1767; menjadi Kerajaan Siam)
* Kerajaan Vidin (1356-1396; diserap ke dalam Kekaisaran Ottoman)
* Kepangeranan Muscovy (1362-1576; menjadi Tsardom Rusia)
* Kerajaan Ava pertama (1364-1527)
* Dinasti Joseon (1392 – 1897; menjadi Kekaisaran Korea, kemudian diduduki Jepang)
* Ashanti (c. 1400-1900; menjadi monarki subnasional Gold Coast)
* Kesultanan Malaka (1400-1511; berakhir dengan pendudukan Portugis)
* Kelantan (1411-1499; menjadi monarki subnasional Malaka)
* Kesultanan Sulu (1412 – 1898, diduduki oleh Amerika Serikat)
* Kerajaan Ryukyu (1429 – 1879; digabungkan ke Jepang)
* Kerajaan Khmer (1431 – 1954; menjadi Kerajaan Kamboja)
* Kerajaan Spanyol (1479 – 1812; menjadi monarki konstitusional)
* Persia (1500 – 1935; menjadi Kerajaan Iran)
* Kesultanan Maguindanao (1505 – abad ke-19; diduduki oleh Spanyol)
* Bunyoro (c. 1520-1899; menjadi monarki subnasional dari Britania Raya)
* Kerajaan Pegu (1527-1531)
* Kesultanan Johor (1528 – 1946; menjadi monarki subnasional oleh Malayan Union)
* Kesultanan Perak (1528 – 1874; menjadi monarki subnasional dari Britania Raya)
* Kesultanan Maguindanao (1205 – abad ke-19; dicaplok oleh Spanyol)
* Kesultanan Sulu (1450 – 1936, dimasukkan ke dalam Persemakmuran Filipina)
* Kerajaan Taungoo (1531 – c. 1610)
* Tsardom Rusia (1576-1721; menjadi Kekaisaran Rusia)
* Kerajaan Ava kedua (1613-1752)

Abad Pencerahan dan sekarang


Tahun dari penghapusan terbaru dari monarki di Eropa dan wilayah di dekatnya. Sebuah persegi panjang hijau menunjukkan bahwa monarki itu dikembalikan setelah tahun itu dan saat ini masih berlaku. Jika suatu negara tidak memiliki tahun, hal itu berarti bahwa negara tersebut tidak pernah memiliki sebuah pemerintahan monarki (misalnya: Swiss) atau kerajaan tersebut masih tetap berdiri sampai memasuki sejarah modern sekarang ini (misalnya: Swedia, Denmark dan Norwegia). Perhatikan bahwa tahun tidak selalu menandai berakhirnya suatu monarki nasional independen tetapi informasi mengenai wilayah itu tertutup (misalnya: Ukraina).

Monarki Konstitusional

Sebuah monarki konstitusional adalah bentuk pemerintahan monarki yang didirikan di bawah sistem konstitusional yang mengakui seorang raja yang dipilih atau sebagai kepala negara secara turun-temurun .

Monarki Konstitusional Kesatuan


Peta eropa pada saat perjanjian perdamaian westpalia (1648)

Monarki Konstitusional Kesatuan adalah negara kesatuan yang diatur secara konstitusional sebagai satu unit tunggal, dengan legislatif konstitusional dibuat tunggal;

* Kerajaan Inggris (c. 1630-1707; bergabung dengan Kerajaan Skotlandia menjadi Kerajaan Britania Raya)
* Kerajaan Inggris (1707-1800, menjadi Inggris Raya dan Irlandia)
* Inggris Raya dan Irlandia (1800-1921; menjadi Inggris Raya dan Irlandia Utara)
* Kerajaan Bohemia (1806-1918; dibubarkan setelah Perang Dunia I)
* Kerajaan Hongaria (1806-1867; menjadi bagian dari Kekaisaran Austria-Hongaria)
* Kerajaan Spanyol (1812-1873 (Republik Spanyol Pertama, 1873-1874; Restorasi, 1874-1931; Republik Spanyol Kedua, 1931-1939; Perang Saudara Spanyol, 1936-1939; kediktatoran di bawah Franco, 1939-1976; monarki konstitusional dipulihkan 1976-sekarang)
* Kerajaan Norwegia (1814-sekarang, Penguasa Swedia sebagai Raja 1814-1905, Independen pada 1905)
* Kerajaan Belanda (1815-sekarang)
* Kekaisaran Meksiko (1821-1823; diakhiri dengan pelepasan paksa, 1864-1867; diakhiri oleh pembunuhan)
* Kerajaan Portugal (1822-1910; diakhiri oleh revolusi)
* Kekaisaran Brasil (1824-1889)
* Kerajaan Belgia (1830-1980; menjadi monarki konstitusional federal)
* Kerajaan Hawaii (1840-1894; berakhir dengan kudeta)
* Kerajaan Yunani (1843-1924; peralihan pemerintahan republik, 1935-1974; diakhiri oleh plebisit)
* Kerajaan Denmark (1848-sekarang)
* Kerajaan Italia (1861-1946; berakhir dengan referendum)
* Kerajaan Liechtenstein (1862-sekarang)
* Kerajaan Swedia (1866-sekarang)
* Grand Duchy of Luxembourg (1867-sekarang)
* Kerajaan Rumania (1859-1881; berubah menjadi Kerajaan)
* Kerajaan Rumania (1881-1947; diakhiri dengan pelepasan paksa)
* Kerajaan Serbia (1817-1882; berubah menjadi Kerajaan)
* Kerajaan Serbia (1882-1918; bergabung ke dalam Kerajaan Serbia, Kroasia dan Slovenia)
* Kerajaan Frickgau (1802-1803; 364 Hari di bawah Prancis, bergabung dengan Swiss)
* Selandia Baru (1907-sekarang)
* Kerajaan Bulgaria (1908-1946); berakhir dengan referendum)
* Uni Afrika Selatan (1910-1961); berakhir dengan referendum)
* Princedom Montenegro (1852-1910), berubah menjadi Kerajaan
* Kerajaan Montenegro (1910-1918; bergabung ke dalam Kerajaan Serbia, Kroasia dan Slovenia)
* Kerajaan Serbia, Kroasia dan Slovenia (1918-1929, berubah menjadi Yugoslavia)
* Kerajaan Finlandia (1918; berakhir dengan pemilihan parlemen)
* Inggris Raya dan Irlandia Utara (1921-sekarang)
* Kerajaan Yordania (1921-sekarang)
* Kerajaan Mesir (1922-1953; berakhir dengan kudeta militer)
* Kerajaan Yugoslavia (1929-1941; berubah menjadi sebuah negara komunis di 1945)
* Kerajaan Irak (1932-1958; Berakhir oleh kudeta)
* Kerajaan Thailand (1932-sekarang)
* Jepang (1889-sekarang)
* Jamaika (1962-sekarang)
* Samoa (1962-2007)
* Barbados (1966-sekarang)
* Kerajaan Lesotho (1966-sekarang)
* Saint Vincent dan Grenadines (1969-sekarang)
* Bahama (1973-sekarang)
* Kerajaan Bahrain (1971-1975; konstitusi dibatalkan, 2002-sekarang)
* Grenada (1974-sekarang)
* Papua New Guinea (1975-sekarang)
* Kepulauan Solomon (1976-sekarang)
* Tuvalu (1978-sekarang)
* Saint Lucia (1979-sekarang)
* Antigua dan Barbuda (1981-sekarang)
* Belize (1981-sekarang)
* Saint Kitts dan Nevis (1983-sekarang)
* Kerajaan Nepal (1990-2008; berubah menjadi republik)
* Kerajaan Andorra (1993-sekarang)
* Kerajaan Kamboja (1993-sekarang)
* Kerajaan Bhutan (2008-sekarang; monarki absolut kesatuan dari 1907 dan diubah menjadi monarki konstitusional pada tahun 2008)

Monarki Konstitusional Federal


Peta eropa (1815-1905)

Monarki Konstitusional Federal adalah negara federal di mana sejumlah entitas federasi disatukan di bawah pemerintah federal dan raja tunggal, yang bertindak sebagai kepala negara seremonial.

* Kerajaan Belanda Serikat (1815-1830)
* Dominion Kanada (1867-1982), Kanada (1982-sekarang)
* Commonwealth of Australia (1901-sekarang)
* Malaysia (1957/1963-sekarang)
* Uni Emirat Arab (1971-sekarang)
* Kerajaan Belgia (1980-sekarang)

Monarki Konstitusional Terpilih

* Malaysia (1957/1963-present)
* Samoa (1962-2007)

Monarki Absolut / Mutlak

Sebuah monarki absolut / mutlak merupakan bentuk pemerintahan monarki di mana penguasa memiliki kekuasaan untuk memerintah diwilayah negaranya dan warga negaranya bebas, tanpa undang undang atau oposisi langsung dengan hukum yang berlaku secara terorganisir .

Monarki Mutlak Kesatuan


Berbagai daerah di dunia yang pada suatu waktu adalah bagian dari Kerajaan Inggris. Wilayah seberang lautan Inggris saat ini digarisbawahi dengan warna merah.

Monarki Mutlak Kesatuan adalah negara kesatuan yang diatur sebagai satu unit tunggal oleh seorang pemimpin turun-temurun atau dipilih tunggal. Beberapa orang atau memiliki legislatif tunggal, yang mungkin atau tidak mungkin dibuat konstitusional.

* Busoga (sekitar awal abad ke-18 – 1961; menjadi monarki subnasional Uganda)
* Monarki Cokossian (sekitar awal abad ke-18 – 1884; menjadi monarki subnasional Jerman)
* Monarki Wogodogo (sekitar 1690-1896; menjadi monarki subnasional Perancis)
* Emirat Abu Dhabi (sekitar abad ke-18 – 1971; menjadi monarki subnasional dari Uni Emirat Arab)
* Buganda (sekitar abad ke-18 – 1961; menjadi monarki subnasional Uganda)
* Emirat Dubai (sekitar abad ke-18 – 1971; menjadi monarki subnasional dari Uni Emirat Arab)
* Negeri Sembilan (sekitar abad ke-18 – 1873; menjadi monarki subnasional dari Britania Raya)
* Emirat Ras al-Khaimah (sekitar abad ke-18 – 1972; menjadi monarki subnasional dari Uni Emirat Arab)
* Kekaisaran Rusia (1721-1917; diakhiri oleh revolusi)
* Kesultanan Terengganu (1724 – sekitar abad ke-19; menjadi monarki subnasional dari Siam)
* Emirat Sharjah (sekitar 1727-1971; menjadi monarki subnasional dari Uni Emirat Arab)
* Kekaisaran Burma ketiga (sekitar 1760-1885)
* Kerajaan Siam (1768-1932; menjadi monarki konstitusional, Kerajaan Thailand)
* Grand Kerajaan Finlandia (1772-1809; menjadi monarki subnasional dari Kekaisaran Rusia)
* Emirat Umm al-Quwain (1775-1971; menjadi monarki subnasional dari Uni Emirat Arab)
* Kerajaan Nepal (1775-1990; menjadi monarki consititutional)
* Kerajaan Bahrain (1783-1971; menjadi monarki konstitusional; 1975-2002, menjadi monarki konstitusional)
* Ankole (sekitar 1800-1901; menjadi monarki subnasional Uganda)
* Kekaisaran Austria (1804-1867; menjadi Kekaisaran Austria-Hongaria)
* Kerajaan Belanda (1806-1810, dalam Perancis; menjadi monarki konstitusional)
* Kerajaan Hongaria (1806-1867; menjadi Kekaisaran Austria-Hongaria)
* Kerajaan Liechtenstein (1806-1862; menjadi monarki konstitusional)
* Kerajaan Hawaii (1810-1840; menjadi monarki konstitusional)
* Kerajaan Polandia (1815-1865; dalam Kekaisaran Rusia; diserap oleh Kekaisaran Rusia)
* Kerajaan Brasil (1816-1824; menjadi monarki konstitusional)
* Kerajaan Lesotho (1818-1868; menjadi monarki subnasional dari Britania Raya)
* Emirat Ajman (1820-1971; menjadi monarki subnasional dari Uni Emirat Arab)
* Kerajaan Yunani (1832-1843; menjadi monarki konstitusional)
* Kekaisaran Austria-Hongaria (1867-1918; dibubarkan setelah Perang Dunia I)
* Kerajaan Bhutan (1907-2008; kekuasaan mutlak sukarela dibatalkan oleh raja pada tahun 1969, menjadi monarki konstitusional pada tahun 2008)
* Kerajaan Arab Saudi (1932-sekarang)
* Kerajaan Iran (1935-1979; diakhiri oleh revolusi)
* Kerajaan Kamboja (1954-1970; Berakhir oleh kudeta militer; kembali sebagai monarki konstitusional)
* Kesultanan Brunei (1959-sekarang; konstitusi menetapkan Sultan sebagai penguasa mutlak)
* Kerajaan Swaziland (1986-sekarang)
* Kerajaan Afghanistan (1926-1973; menjadi Republik Afghanistan setelah kudeta tanpa kekerasan)

Monarki MutlakTerpilih

* Tahta Suci (Vatican City) (c. abad ke-4 – sekarang; monarki mutlak)

Monarki sub-nasional


Peta wilayah Uni Emirat Arab (terdiri dari 7 Emirat Independen:Abu Dhabi, Ajman, Fujairah, Sharjah, Dubai, Ras al-Khaimah and Umm al-Qaiwain)

Sebuah monarki sub-nasional adalah wilayah yang diatur oleh seorang pemimpin turun-temurun, tetapi berada dibawah pemerintahan nasional yang lebih tinggi, baik dalam bentuk monarki atau republik.

* Kesultanan Kelantan (sekitar abad ke-3 – sekarang; dalam Funan, Khmer Empire, Sriwijaya, Siam, British Empire, Federasi Malaya, dan Malaysia)
* Kesultanan Kedah (sekitar abad ke-7 – sekarang, di dalam Malaka, Siam, British Empire, Federasi Malaya, dan Malaysia)
* Kesultanan Pahang (sekitar abad ke-8 – sekarang; dalam Sriwijaya, Siam, Kesultanan Malaka, Aceh, Johor, Kerajaan Inggris, Amerika Federated Melayu, Federasi Malaya, dan Malaysia)
* Kesultanan Perlis (sekitar abad ke-8 – sekarang; dalam Kedah, Siam, Kerajaan Inggris, Uni Malaya, dan Malaysia)
* Kerajaan Bohemia (c. abad ke-9 – 1806; dalam Kekaisaran Romawi Suci; menjadi monarki konstitusional)
* Kerajaan Jerman (c. abad ke-11 – 1806; dalam Kekaisaran Romawi Suci; menjadi Kekaisaran Austria)
* Luxembourg (963 – 1867; dalam Kekaisaran Romawi Suci, Bohemia, Belanda, Austria, Perancis dan Belgia; menjadi monarki konstitusional)
* Kerajaan Hongaria (1000 – 1806; dalam Kekaisaran Romawi Suci; menjadi monarki konstitusional)
* Kerajaan Pattani (sekitar abad ke-11 – 1909; dalam Sriwijaya, Kerajaan Ayutthaya, Siam, terintegrasi antara Thailand dan Malaysia)
* Murcia (1243-1304; dalam Kerajaan Kastilia, Kerajaan Aragon; diserap ke Castile)
* Vaduz (1342 – 1806; dalam Kekaisaran Romawi Suci; menjadi monarki mutlak Liechtenstein)
* Kesultanan Terengganu (sekitar abad 15 – 1724; dalam Malaka, menjadi monarki mutlak)
* Kesultanan Selangor (1740-sekarang; di Belanda, Kerajaan Inggris, Negara Federasi Malaya, Federasi Malaya, dan Malaysia)
* Kesultanan Yogyakarta (1755-sekarang; dalam Hindia Belanda, Kekaisaran Jepang, Republik Indonesia Serikat (1945-1950), dan Republik Indonesia (1950-sekarang))
* Kesultanan Terengganu (c. abad ke-19 – sekarang, di dalam Siam, Kerajaan Inggris, Federasi Malaya, dan Malaysia)
* Grand Duchy Finlandia (1809-1918; dalam Kekaisaran Rusia; menjadi monarki konstitusional, Kerajaan Finlandia)
* Kerajaan Māori (1865-sekarang; dalam Dominion Selandia Baru)
* Kerajaan Lesotho (1868-1966; menjadi monarki konstitusional)
* Negeri Sembilan (1873-sekarang; dalam Kerajaan Inggris, Federasi Malaya, dan Malaysia)
* Kesultanan Perak (1874-sekarang; dalam Kerajaan Inggris, Negara Federasi Malaya, Federasi Malaya, dan Malaysia)
* Kerajaan Bulgaria (1879-1908; dalam Kekaisaran Ottoman, menjadi monarki konstitusional)
* Kerajaan Cokossia(1884-sekarang, dalam Jerman, Prancis, dan Togo)
* Kerajaan Wogodogo (1896-sekarang; dalam Perancis dan Burkina Faso)
* Bunyoro (1899-1966; dalam Kerajaan Inggris, dan Uganda, dihapuskan, 1993-sekarang; di Uganda)
* Ashanti (1900-sekarang; di Ghana)
* Ankole (1901-1966; dihapuskan; 1993-sekarang; di Uganda)
* Kerajaan Mesir (1917-1922; dalam Kerajaan Inggris, menjadi monarki konstitusional)
* Kesultanan Johor (1946-sekarang; dalam Uni Malaya, Federasi Malaya, Malaysia)
* Buganda (1961-1966; dihapuskan; 1993-sekarang; di Uganda)
* Busoga (1961-1966; dihapuskan; 1993-sekarang; di Uganda)
* Emirat Abu Dhabi (1971-sekarang; dalam Uni Emirat Arab)
* Emirat Ajman (1971-sekarang; dalam Uni Emirat Arab)
* Emirat Dubai (1971-sekarang; dalam Uni Emirat Arab)
* Emirat Fujairah (1971-sekarang; dalam Uni Emirat Arab)
* Emirat Sharjah (1971-sekarang; menjadi monarki subnasional dari Uni Emirat Arab)
* Emirat Umm al-Quwain (1971-sekarang; dalam Uni Emirat Arab)
* Emirat Ras al-Khaimah (1972-sekarang; dalam Uni Emirat Arab)

Monarki Bersama


Peta wilayah Kekaisaran Austria-Hungaria (1867-1918)

Raja mungkin memerintah atas beberapa wilayah kekuasaan kerajaan atau dalam berbagai bentuk politik, serikat dinasti, pribadi atau asosiasi.

* Antara 925 dan 1035 Kerajaan Aragon berbagi monarki dengan Kerajaan Navarre.

* Kerajaan León dan Kastilia dipersatukan tiga kali di bawah raja yang sama, pertama antara 1037 dan 1065, sekali lagi 1072-1157, dan akhirnya antara 1230 dan kadang-kadang pada abad 16.

* Antara 1072 dan 1095 León, Castile, dan Galicia bersatu di bawah raja bersama, setelah Portugal dipisahkan di bawah dinasti yang berbeda, dan yang lainnya diserap oleh Spanyol.

* Uni Kalmar pada periode antara 1397 dan 1536 di mana Denmark, Norwegia dan Swedia berbagi raja yang sama dengan tiga negara independen. Norwegia dan Denmark terus berbagi monarki (1536-1814). Norwegia kemudian bersatu di bawah monarki yang sama dengan Swedia (1814-1905).

* Dari 1490 sampai 1740 Hungaria dan Bohemia (bagian dari Kekaisaran Romawi Suci) berbagi monarki. Hubungan ini diperluas dengan penambahan Jerman pada sekitar 1560, dan secara singkat Napoli dan Sardinia pada tahun 1707, dan Sisilia pada 1714 untuk kemerdekaan mereka masing-masing pada tahun 1735, 1720, dan 1734 . Setelah 1734 Hungaria dan Bohemia berlanjut dalam hubungan serikat pribadi mereka sampai Jerman bergabung kembali pada tahun 1790. Kekaisaran Jerman Austria diganti pada 1804. Tiga negara tetap dalam situasi ini sampai kesatuan itu berakhir pada masa setelah Perang Dunia I, pada tahun 1918. Kekaisaran Austria-Hongaria sendiri adalah kesatuan Kekaisaran Austria dan Kerajaan Hungaria antara 1867 dan 1918.

* Dari 1541, Raja Henry VIII dari Inggris dinyatakan Raja Irlandia, setelah dikucilkan oleh Paus dan kehilangan gelar penguasa Irlandia. Inggris dan Irlandia bergabung dalam sebuah serikat pribadi sampai 1603, ketika James VI dari Skotlandia menjadi raja Inggris dan Irlandia. Ketiga mahkota tetap dalam persatuan pribadi sampai 1707 ketika Inggris dan Skotlandia disatukan oleh UU Persatuan 1707 untuk menjadi Kerajaan Britania Raya. Kedua mahkota tetap berada di bawah serikat pribadi sampai UU Persatuan 1801 ketika kerajaan menjadi Kerajaan Inggris Raya dan Irlandia. Persatuan ini berlangsung hingga Kemerdekaan Irlandia pada 1921 ketika terjadi pemisahan dari 26 kabupaten di selatan Irlandia, kemudian Inggris secara resmi menjadi Kerajaan Inggris Raya dan Irlandia Utara (United Kingdom of Great Britain and Northern Ireland) sampai saat ini.

* Dari 1580-1640, Portugal berada di bawah monarki bersatu dengan Spanyol, pada periode yang dikenal sebagai Uni Iberia.

* Antara 1867 dan 1890 Luksemburg dan Belanda berbagi raja yang sama.

sumber:
http://id.wikipedia.org/wiki/Monarki
http://en.wikipedia.org/wiki/Monarchy
http://en.wikipedia.org/wiki/List_of_monarchs_by_country
http://en.wikipedia.org/wiki/List_of_monarchies
http://news.bbc.co.uk/2/hi/country_profiles/default.stm
http://lib.utexas.edu/maps

DAFTAR NEGARA-NEGARA REPUBLIK DI DUNIA (Lengkap)


Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)

I. REPUBLIK

Dalam pengertian dasar, sebuah Republik adalah sebuah negara di mana tampuk pemerintahan akhirnya bercabang dari rakyat, bukan dari prinsip keturunan bangsawan. Istilah ini berasal dari bahasa Latin res publica, atau “urusan awam”, yanng artinya kerajaan dimilik serta dikawal oleh rakyat. Namun republik berbeda dengan konsep demokrasi. Terdapat kasus dimana negara republik diperintah secara totaliter. Misalnya, Afrika Selatan yang telah menjadi republik sejak 1961, tetapi disebabkan dasar apartheid sekitar 80% penduduk kulit hitamnya dilarang untuk mengikuti pemilu. Tentu saja terdapat juga negara republik yang melakukan perwakilan secara demokrasi.

Konsep republik telah digunakan sejak berabad lamanya dengan republik yang paling terkenal yaitu Republik Roma, yang bertahan dari 509 SM hingga 44 SM. Di dalam Republik tersebut, prinsip-prinsip seperti anualiti (memegang pemerintah selama satu tahun saja) dan “collegiality” (dua orang memegang jabatan ketua negara) telah dipraktekkan.

Dalam zaman modern ini, ketua negara suatu republik biasanya seorang saja, yaitu Presiden, tetapi ada juga beberapa pengecualian misalnya di Swiss, terdapat majelis tujuh pemimpin yang merangkap sebagai ketua negara, dipanggil Bundesrat, dan di San Marino, jabatan ketua negara dipegang oleh dua orang.

Republikanisme adalah pandangan bahwa sebuah republik merupakan bentuk pemerintahan terbaik. Republikanisme juga dapat mengarah pada ideologi dari banyak partai politik yang menamakan diri mereka Partai Republikan. Beberapa dari antaranya adalah, atau mempunyai akarnya dari anti-monarkisme. Untuk kebanyakan partai republikan hanyalah sebuah nama dan partai-partai ini, serta pihak yang berhubungan dengan mereka, mempunyai sedikit keserupaan selain dari nama mereka.

II. REPUBLIK DAN KONSEP DEMOKRASI

Banyak yang berpendapat negara republik adalah lebih demokratik dari negara monarki. Namun itu semuanya sebenarnya bergantung kepada siapa yang memegang kuasa eksekutif. Pada hampir setengah negara-negara monarki, raja hanyalah sekedar lambang kedaulatan negara, dan perdana menteri lebih berkuasa dari raja. Monarki biasanya bertakhta seumur hidup dan kuasanya akan diberi kepada saudara atau anak, atau dipilih mengikut peraturan yang ditetapkan. Banyak negara monarki adalah demokratik.

Dari segi mana yang lebih demokratik, memang tak ada perbedaan yang jelas antara republik dan monarki. Di negara monarki, sering Perdana Menteri mempunyai kuasa eksekutif lebih besar dibanding rajanya, yang berkuasa dari segi adat istiadat saja. Dan ada juga kasus di beberapa republik dimana Presidennya memerintah secara totaliter. Misalnya, negara di bawah pimpinan Bokassa di Republik Afrika Tengah. Walau begitu, biasanya republik sering disamakan dengan demokrasi. Amerika Serikat misalnya dianggap sebagai simbol demokrasi.

III. DAFTAR NEGARA-NEGARA REPUBLIK MENURUT KAWASAN BENUA

* Kawasan Amerika Utara:


Peta wilayah Amerika Utara
o Amerika Serikat
o Meksiko

* Kawasan Amerika Latin (Amerika Selatan):


Peta wilayah Amerika Latin

o Guatemala
o Kosta rika
o Nikaragua
o Honduras
o El Salvador
o Panama
o Kuba
o Haiti
o Dominika
o Republik Dominika
o Argentina
o Brasil
o Bolivia
o Chili
o Kolombia
o Ekuador
o Guyana
o Paraguay
o Peru
o Suriname
o Uruguay
o Venezuela

* Kawasan Eropa:


Peta wilayah Eropa

o Albania
o Austria
o Belarus
o Bosnia Herzegovina
o Bulgaria
o Jerman
o Kroasia
o Republik Ceko
o Estonia
o Finlandia
o Perancis
o Hongaria
o Islandia
o Irlandia
o Italia
o Kosovo
o Latvia
o Lithuania
o Makedonia
o Malta
o Moldova
o Montenegro
o Polandia
o Portugal
o Romania
o San Marino
o Serbia
o Slowakia
o Slovenia
o Swiss
o Ukraina
o Yunani
o Turki
o Russia

* Kawasan Kaukasus dan Asia Tengah

Peta wilayah Kaukasus & Asia Tengah

o Armenia
o Azerbaijan
o Georgia
o Kazakhstan
o Kyrgyzstan
o Tajikistan
o Turkmenistan
o Uzbekistan

* Kawasan Afrika:


Peta wilayah afrika

o Afrika Selatan
o Aljazair
o Angola
o Benin
o Botswana
o Burkina Faso
o Burundi
o Chad
o Republik Afrika Tengah
o Eritrea
o Ethiopia
o Gabon
o Gambia
o Ghana
o Guinea
o Guinea-Bissa
o Guinea-Kathulistiwa
o Djibouti
o Kamerun
o Kenya
o Liberia
o Libia
o Madagaskar
o Mesir
o Malawi
o Mali
o Mauritania
o Mauritius
o Mozambik
o Namibia
o Niger
o Nigeria
o Pantai Gading
o Republik Afrika Tengah
o Republik Demokratis Kongo
o Republik Kongo
o Rwanda
o Sao Tome and Príncipe
o Senegal
o Seychelles
o Sierra Leone
o Somalia
o Sudan
o Swaziland
o Tanjung Verde
o Tanzania
o Togo
o Tunisia
o Uganda
o Zambia
o Zimbabwe

* Kawasan Asia:


Peta wilayah Asia

o Afganistan
o Bangladesh
o Republik Rakyat China
o Republik Cina (Taiwan)
o Filipina
o India
o Indonesia
o Iran
o Irak
o Kamboja
o Korea Selatan
o Korea Utara
o Laos
o Lebanon
o Mongolia
o Myanmar
o Nepal (Sejak 28 Mei 2008, Nepal berganti sistem pemerintahan dari kerajaan ke republik)
o Pakistan
o Sri Lanka
o Suriah
o Singapura
o Timor-Leste
o Uni Emirat Arab
o Vietnam
o Yaman

* Kawasan Australia & Oceania:


Peta wilayah Oceania

o Fiji
o Kiribati
o Kepulauan Marshall
o Federasi Mikronesia
o Nauru
o Palau
o Samoa
o Vanuatu

IV. DAFTAR NEGARA REPUBLIK SECARA LENGKAP

4.1 Daftar Republik-republik menurut Periode:

Zaman kuno

* Doric Yunani, Negara-kota Kreta
* Kartago (c. Abad ke-8 SM-146 SM)
* Athena di bawah reformasi terpisah Solon dan Cleisthenes
Berbagai Negara kota Yunani di bawah Pengaruh Athena: kesetiaan dan pemerintahan sering berubah, dan dalam beberapa kasus bahkan dibawah pengaruh Sparta tanpa mengalah pada penerapan sistem Oligarki
* Republik Licchavi (c. 600 SM – 400 AD)
* Republik Romawi (c. 509-27 SM) dan banyak kota-kota Italia lainnya
* Republik Vaishali (c. 600 SM – 400 AD)
* Hastinapura – dan beberapa negara Kuno India

Abad Pertengahan dan Renaissance

* San Marino (301 – sekarang)
* Amalfi (839 – 1131)
* Venice (c. abad ke-9 – 1797)
* Islandia (930 – 1262)
* Pisa (abad ke-11 – 1406, 1494-1509)
* Genoa (c. 1100-1797)
* Florence (1115 – 1537)
* Novgorod (1136-1478)
* Lucca (1160-1805)
* Siena (1167-1557)
* Konfederasi Swiss Lama (1291 – 1798)
* Ragusa (abad ke-14 – 1808)
* Pskov (1348-1510)
* Cospaia (1440 – 1826)
* Republik Ambrosiana (1447-1450)
* Belanda (1581-1795)

Awal abad Modern

* Goust (1648 -)
* Persemakmuran Inggris (1649-1660)
* Republik Korsika (1755-1769)
* Amerika Serikat (1776-sekarang)
* Republik Vermont (1777-1791)
* Republik Perancis pertama (1792-1804)
* Republik Cisalpine (1797-1802)
* Republik Swis (1798-1802)
* Negara Muskogee (1799-1803)

Abad ke-19

* Republik Italia (1802-1805)
* Konfederasi Swiss (1803-1815)
* Konfederasi Rhine (1806-1813)
* Haiti (1806-1849; dikembalikan 1859)
* Kadipaten Warsawa (1807-1813)
* Kota Bebas Danzig (1807-1814)
* Florida Barat (1810)
* Paraguay (1811-sekarang)
* Kota Bebas Krakow (1815-1846)
* Argentina (1810-sekarang)
* Chili (1818-sekarang)
* Kolombia (1819-sekarang)
* Republik Federal Amerika Tengah (1823-1840)
* Meksiko (1824-sekarang)
* Peru (1824-sekarang)
* Bolivia (1825-sekarang)
* Uruguay (1828-sekarang)
* Venezuela (1830-sekarang)
* Ekuador (1830-sekarang)
* Republik Texas (1836-1845)
* Republik Perancis Kedua (1848-1852)
* Republik Kalifornia (1846)
* Menton dan Roquebrune (1848-1861)
* Republik Romawi (1849)
* Republik Ezo (1868-1869)
* Republik Perancis Ketiga (1871-1940)
* Republik Independen Motril (1873)
* Franceville (1889)
* Republik Federasi Brasil (1889-sekarang)
* Republik Hawaii (1894-1898)
* Republik Formosa (1895)
* Haringbayan ng Katagalugan (1896-1897) – secara harfiah berarti “orang Sovereign dari Tagalogs” atau hanya berarti “Republik Filipina.” Produk revolusi Filipina 1896 dengan Andres Bonifacio sebagai presiden. Segera dibubarkan dan direorganisasi karena Konvensi Tejeros kaum revolusioner Filipina dan berubah menjadi revolucionario gobierno dibawah Jenderal Emilio Aguinaldo
* Republica de Biak-na-Bato (1897) – de facto pemerintah dari orang-orang revolusioner Filipina bawah pimpinan Jenderal Emilio Aguinaldo, diresmikan pada tanggal 1 November 1897 di San Miguel de Mayumo, Bulacan, Filipina
* Republica Filipina (1898-1901) – tidak dianggap sebagai republik berdaulat murni oleh negara adidaya imperialis dan pendatang baru tapi sejarawan masih percaya bahwa Filipina adalah Republik Pertama di Asia. Diresmikan pada 23 Januari 1899 di Gereja Barasoain, Malolos, Bulacan, Filipina, a. k. a. Republik Malolos).
* Republik Amerika Tengah Raya (1896-1898)
* Republik Acre (1: 1899-1900; 2: 1900; 3: 1903)
* Republik Yucatán (1840-1843; 1848)
* Republik Spanyol Pertama (1873-1874)

Abad ke-20 sampai sekarang

* Panama (1903-)
* Portugal (5 Okt 1910-)
* Azerbaijan (pada 18 Mei 1918, kehilangan kemerdekaan karena digabungkan kedalam Soviet Rusia pada tanggal 28 April 1920), republik parlementer demokratis pertama di dunia Muslim
* Persemakmuran Filipina (1935-1946)
* Republik Spanyol Kedua (de jure: 1931-1939) (de facto: 1931-1975)
* Republik Perancis Keempat (1946-1958)
* Republik Italia (sejak referendum pada tanggal 2 Juni 1946)
* Republik Filipina (1946, independen sepenuhnya dari Amerika Serikat, diresmikan pada tanggal 4 Juli 1946)
* Albania (1946-)
* Irlandia (1949-)
* India (1950-)
* Republik Perancis Kelima (sejak 1958)
* Aljazair (1962-)
* Singapura (1965-)
* Afghanistan (1973-)
* Nepal (2008-)
* Zimbabwe (?)

4.2 Daftar Republik-republik berdasarkan Tipe atau Jenis:

Dalam penggunaan modern, suatu bentuk pemerintahan republik diterapkan secara longgar untuk setiap negara yang mengklaim penunjukan ini. Jadi misalnya Republik Dominika dibawah Rafael Trujillo dianggap republik,. seperti Republik Irak di bawah Saddam Hussein dan Uni Soviet (Persatuan Republik-republik Soviet Sosialis) di bawah Joseph Stalin. Kerajaan Swedia (yang tahun 2006 menduduki peringkat tertinggi di indeks Economist tentang demokrasi) tidak republik, namun Republik Demokratik Rakyat Korea Utara (yang menempati peringkat terendah dalam survei yang sama) termasuk.

Republik Kesatuan (Unitary Republics)

Republik Kesatuan adalah negara kesatuan yang diatur secara konstitusional sebagai satu unit tunggal, dengan legislatif konstitusional dibuat tunggal.

* Republik Acre (pertma: 1899-1900; kedua: 1900; ketiga: 1903)
* Republik Islam Afganistan (republik sejak 1973)
* Republik Albania (sejak 1946)
* Republik Demokratik Rakyat Aljazair
* Republik Armenia (pertama: 28 Mei 1918; Didirikan kembali: 25 Desember 1991)
* Republik Azerbaijan (pertama: 28 Mei 1918; Didirikan kembali :18 Oktober 1991)
* Republik Rakyat Bangladesh
* Republik Benin
* Negara Plurinational Bolivia
* Republik Botswana
* Republik Bulgaria (sejak 1946)
* Burkina Faso
* Republik Burundi (sejak 1966)
* Republik Kamerun (republik kesatuan :1960-1961 dan 1972-sekarang; republik federal :1961-1972)}
* Republik Tanjung Verde
* Republik Afrika Tengah (1958-1976; dikembalikan: 1979)
* Republik Chad
* Republik Chili
* Republik Rakyat Cina
* Republik Cina (Taiwan)
* Republik Kolombia (Republik kesatuan : sejak 1886)
* Republik Kongo
* Republik Demokratik Kongo
* Republik Korsika (1755-1769)
* Cospaia (1440-1826)
* Republik Kosta Rika
* Republik Pantai Gading
* Republik Kroasia
* Republik Kuba
* Republik Siprus
* Republik Ceko
* Republik Djibouti
* Persemakmuran Dominika
* Republik Dominika (1801-1861, 1844-sekarang)
* Republik Demokratik Timor-Leste
* Republik Ekuador
* Republik Arab Mesir (sejak 1953)
* Republik El Salvador (1821-sekarang)
* Republik Guinea Khatulistiwa
* Negara Eritrea
* Republik Estonia (1918-sekarang)
* Republik Ezo (1868-1869)
* Republik Kepulauan Fiji (sejak 1987)
* Republik Demokratik Finlandia (1 Desember 1939 – 12 Mar 1940)
* Republik Finlandia (sejak 1919)
* Republik Formosa (1895)
* Komune Independen dari Franceville (1889)
* Republik Perancis (pertama: 1792-1804; kedua: 1848-1852; ketiga: 1870-1940; keempat: 1945-1958 dan kelima, sejak 1958)
* Republik Gabon
* Republik Gambia (sejak 1970)
* Georgia
* Republik Ghana (sejak 1960)
* Goust (sejak 1648)
* Republic Yunani (pertama: 1822-1832; kedua: 1924-1935; ketiga: sejak 1974)
* Republik Guatemala
* Republik Guinea
* Republik Guinea-Bissau
* Republik Kooperatif Guyana (sejak 1970) adalah sebuah “Republik Koperasi”
* Republik Haiti (pertama:1806-1849; dikembalikan 1859)
* Republik Hawaii (1894-1898)
* Republik Honduras
* Republik Hongaria (sejak 1946)
* Republik Islandia (republik sejak 1944)
* Republik Indonesia (Republik Kesatuan: 17 Agustus 1945-26 desember 1949 dan sejak 17Agustus 1950; Republik Serikat: 27 desember 1949-15 agustus 1950)
* Republik Islam Iran (sejak 1979)
* Republik Irak (sejak 1958)
* Irlandia (republik sejak 1949)
* Israel (sejak 1948)
* Republik Sosialis Italia (1943-1945)
* Republik Italia (sejak 1946)
* Republik Kazakhstan
* Republik Kenya (sejak 1964)
* Republik Kiribati
* Republik Kyrgyzstan
* Republik Demokratik Rakyat Laos (sejak 1975)
* Republik Latvia
* Republik Lebanon (22 Nopember 1943)
* Republik Liberia
* Great Rakyat Sosialis Arab Jamahiriya Libya (sejak 1969)
* Republik Lituania
* Republik Lokot (1941-1943)
* Republik Makedonia (1991 -)
* Republik Madagaskar
* Republik Malawi (sejak 1966)
* Republik Maladewa (sejak 1968)
* Republik Mali (sejak 1960)
* Republik Malta (sejak 1974)
* Republik Kepulauan Marshall
* Republik Islam Mauritania
* Republik Mauritius (sejak 1992)
* Menton dan Roquebrune (1848-1861)
* Republik Moldova
* Mongolia (sejak 1924)
* Republik Montenegro (sejak 2006)
* Republik Mozambik
* Negara Muskogee (1799-1803)
* Republik Namibia
* Republik Nauru
* Republik Nikaragua
* Republik Niger
* Republik Demokratik Rakyat Korea (sejak 1948)
* Republik Islam Pakistan (sejak 1956)
* Republik Palau
* Republik Panama
* Republik Paraguay
* Republik Peru
* Republik Filipina (Ada 2 pendapat: Republik pertama Filipina (1898-1901), Persemakmuran Filipina untuk Republik Kelima Filipina (1934-sekarang), Republik Kedua Filipina (1943-1945))
* Republik Polandia
* Republik Portugis (sejak 1910)
* Rumania (sejak 1947)
* Republik Rwanda (sejak 1961)
* Republik Rusia (dari 14 September 1917 sampai dengan 7 November 1917, de-facto – sejak Revolusi Februari sampai Revolusi Oktober)
* Negara Independen Samoa (sejak 2007)
* Republik Serene San Marino (sejak 301)
* Republik Demokratik São Tomé dan Príncipe
* Republik Senegal
* Republik Serbia
* Republik Seychelles
* Republik Sierra Leone (sejak 1971)
* Republik Singapura (sejak 1965)
* Republik Slovakia (1939-1945) [13]
* Republik Slovenia
* Republik Somalia
* Republik Afrika Selatan (sejak 1961)
* Republik Korea (sejak 1948)
* Spanyol (Dua kali: Republik Spanyol Pertama (1873-1874), Republik Spanyol Kedua (1931-1939))
* Republik Demokratik Sosialis Sri Lanka (sejak 1972)
* Republik Sudan
* Republik Suriname
* Republik Arab Suriah
* Republik China (Taiwan) (didirikan tahun 1912, Konstitusi saat ini sejak 1947)
* Republik Tajikistan
* Republik Persatuan Tanzania (United Republic of Tanzania)
* Republik Texas (1836-1845)
* Republik Togo
* Republik Trinidad dan Tobago (sejak 1976)
* Republik Tunisia (sejak 1957)
* Republik Turki (republik sejak 1923)
* Republik Turkmenistan
* Republik Uganda (sejak 1963)
* Ukraina
* Republik Oriental Uruguay
* Republik Uzbekistan
* Republik Vanuatu
* Republik Vermont (1777-1791)
* Republik Sosialis Vietnam
* Republik Florida Barat (1810)
* Republik Yaman (hasil penggabungan dari Republik Demokratik Rakyat Yaman dan Republik Arab Yaman)
* Republik Zambia
* Republik Zimbabwe, sebelumnya Republik Rhodesia (1970-1979)

Republik Federal (Federal Republics)

Republik Federal adalah negara federasi di mana pembagian administratif (negara bagian atau propinsi) secara teoritis mempertahankan tingkat otonomi yang secara konstitusional dilindungi, dan tidak dapat dicabut secara sepihak oleh pemerintah nasional.

* Republik Argentina (sejak 1852)
* Republik Austria
* Republik Federasi Brasil (sejak 15 November 1889)
* Bosnia dan Herzegovina (sejak 1995)
* Republik Federal Kamerun (1961-1972)
* Persemakmuran Inggris (1649-1653)
* Cekoslowakia (Republik Federasi Ceko dan Slowakia) (1969-1992)
* Republik Demokratik Federal Ethiopia (Republik kesatuan 1974-1994; Republik federal sejak 1994)
* Republik Federal Jerman (sejak 1918)
* Republik Kolombia (1819-1886), dikenal sebagai Great Kolombia (1819-1831), ketika itu termasuk juga Ekuador, Venezuela dan Panama saat ini .
* Republik India (sejak tanggal 26 Januari 1950)
* Republik Indonesia Serikat (1949-1950)
* Negara Meksiko Serikat (sejak 1917)
* Republik Federal Demokratik Nepal (sejak 2007)
* Republik Federal Nigeria (1963 – 66: Republik pertama, 1979-83: Republik kedua, 1993: Republik ketiga: 1999 – sekarang: Republik keempat)
* Republik Islam Pakistan (sejak tahun 1956, Deklarasi Republik Islam)
* Federasi Rusia (sejak 7 November 1917, sampai dengan tahun 1991 itu diberi nama Federasi Soviet Rusia Republik Sosialis.
* Uni Republik Sosialis Soviet / Uni Soviet (1922-1991)
* Konfederasi Swiss (sejak 1848)
* Uni Myanmar
* Propinsi Serikat Amerika Tengah (1823-1840)
* Amerika Serikat (sejak 1789)
* Republik Bolivarian Venezuela
* Yugoslavia: Republik Federal Rakyat Yugoslavia (1946-1963), Republik Federal Sosialis Yugoslavia (1963-1992), Republik Federal Yugoslavia (1992-2003)

Republik Konfederasi (Confederal Republics)

Republik Confederal adalah asosiasi negara-negara berdaulat, biasanya memiliki kekuatan atas masalah umum yang penting seperti urusan pertahanan dan luar negeri:

* Negara Konfederasi Amerika (Confederate States of America) (1861-1865))
* Negara Uni Serbia dan Montenegro (2003-2006)
* Konfederasi Swiss (1848 – sekarang)
* Amerika Serikat (United States of America) di bawah UUD Konfederasi (1776-1789)
* Konfederasi Senegambia (1982-1989)

Republik Arab (Arab Republics)

* Republik Arab Mesir
* Republik Arab Suriah
* Republik Arab Bersatu (1958-1971)
* Republik Arab Yaman (1962-1990)

Republik Islam (Islamic Republics)

Republik ini diatur sesuai dengan hukum Islam:
* Republik Islam Afghanistan
* Republik Islam Pakistan (sejak 1973)
* Republik Islam Iran (sejak 1979)
* Republik Islam Mauritania (sejak 1960)

Republik Demokrasi (Demokratic Republics)

Ini adalah republik yang menggunakan kata “demokrasi” dalam nama resmi mereka. sistem politik mereka yang sebenarnya dapat sangat bervariasi.

* Republik Demokratik Rakyat Aljazair (1962-sekarang)
* Republik Demokratik Kongo (1966-1971, 1997-sekarang)
* Republik Demokratik Timor-Leste (1975-sekarang)
* Republik Demokratik Federal Ethiopia (1991-sekarang)
* Republik Demokratik Jerman (1949-1990)
* Republik Demokratik Rakyat Laos (1975-sekarang)
* Republik Demokratik Rakyat Korea (1948-sekarang)
* Republik Federal Demokratik Nepal (2008-sekarang)
* Republik Demokratik São Tomé dan Principe (1975-sekarang)
* Republik Demokratik Sosialis Sri Lanka (1978-sekarang)
* Republik Demokratik Rakyat Yaman (1967-1990)

Republik Sosialis (Socialist Republics)

Ini adalah republik yang menggunakan kata “sosialis” dalam nama resmi mereka.

* Republik Rakyat Sosialis Albania (1976-1990)
* Libya Raya Rakyat Sosialis Arab Jamahiriya
* Republik Sosialis Ceko (1960-1990)
* Republik Demokratik Sosialis Sri Lanka
* Republik Sosialis Vietnam
* Republik Sosialis Romania (1965-1989)
* Republik Federal Sosialis Yugoslavia (1963-1992)
* Uni Republik Sosialis Soviet (1922-1991)

Republik Rakyat (People’s Republics)

Dimaksudkan untuk diatur oleh orang-orang, nama ini yang paling sering (tetapi tidak selalu) digunakan oleh negara-negara komunis.

* Republik Demokratik Rakyat Aljazair
* Republik Rakyat Bangladesh
* Republik Rakyat Cina
* Republik Demokratik Rakyat Laos
* Republik Rakyat Demokratik Korea
* Great Arab Libya Sosialis Rakyat Jamahiriya

Bekas Republik Rakyat (Former People’s Republics):

* Republik Rakyat Hongaria (1949-1989)
* Republik Rakyat Mongolia (1924-1992)
* Republik Rakyat Albania (1946-1976)
* Republik Rakyat Bulgaria (1946-1990)
* Republik Rakyat Rumania (1947-1965)
* Republik Rakyat Polandia (1952-1989)
* Republik Demokratik Rakyat Yaman (1967-1970)
* Republik Rakyat Benin (1975-1990)
* Republik Rakyat Kongo (1970-1992)
* Republik RakyatMozambik (1975-1990)
* Republik Rakyat Angola (1975-1992)
* Republik Rakyat Demokratik Ethiopia (1987-1991)
* Republik Rakyat Federal Yugoslavia (1946-1963)

sumber:
http://en.wikipedia.org
http://lib.utexas.edu/maps

%d bloggers like this: